Hukum Perdata Islam Di Indonesia

Hukum Perdata Islam Di Indonesia

Rp37.000

Kehadiran buku ini diharapkan semakin menambah kepustakaan Islam, terutama untuk membantu masyarakat dan mahasiswa dalam mempelajari secara lebih mendalam mengenai hukum perdata di Indonesia yang telah menjadi undang-undang , sebagaimana kaitannya dengan perkawinan,perwakafan, hibah, dan bahkan tentang zakat.

Semua penulisan buku ini disesuaikan dengan silabus yang terdapat dalam pedoman Pelaksanaan Akademik Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Hanya saja , dalam buku ini terdapat berbagai penambahan pembahasan, terutama dalam upaya menjelaskan terminologi yang berkaitan dengan tema-tema pembahasannya. – Drs.Beni Ahmad Saebani, M.Si., dkk.

100 in stock

Qty:
Category:

Description

Buku Hukum Perdata Islam Di Indonesia

ISBN 978-979-076-049-3

Tahun Terbit : 2011

16 x 24 cm(HVS); 310 hlm.

Kehadiran buku ini diharapkan semakin menambah kepustakaan Islam, terutama untuk membantu masyarakat dan mahasiswa dalam mempelajari secara lebih mendalam mengenai hukum perdata di Indonesia yang telah menjadi undang-undang , sebagaimana kaitannya dengan perkawinan,perwakafan, hibah, dan bahkan tentang zakat.

Dengan demikian, pemahaman tentang hukum perdata ” tidak terus menerus terjebak” oleh hukum perdata dalam arti B.W. semata-mata. Sebab, dengan diberlakukannya peraturan perundang-undangan Islam di Indonesia , secara otomatis B.W. yang berkaitan dengan masalah perkawinan dengan segala akibat hukum nya, masalah kewarisan, hibah, dan wakaf bagi umat Islam tidak berlaku lagi. Umat Islam menyadari sepenuhnya¬† bahwa hukum Islam positif dan penerapannya bersifat nasional. – Prof. Dr. H. Dedi Ismatullah, S.H.

Semua penulisan buku ini disesuaikan dengan silabus yang terdapat dalam pedoman Pelaksanaan Akademik Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Hanya saja , dalam buku ini terdapat berbagai penambahan pembahasan, terutama dalam upaya menjelaskan terminologi yang berkaitan dengan tema-tema pembahasannya. – Drs.Beni Ahmad Saebani, M.Si., dkk.

X