Hukum Perikatan

Hukum Perikatan

Rp57.500

Hukum perikatan merupakan salah satu kajian hukum perdata yang sangat penting dipelajari oleh mahasiswa dan masyarakat umum karena perikatan atau perjanjian banyak dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat. Apabila orang yang melakukan perikatan atau perjanjian tidak memahmi teori dan tata cara pembuatan perjanjian, kemungkinan besar ia akan ditempatkan pada posisi yang dirugikan, apalagi berkaitan dengan perjanjian atau kontrak baku yang dewasa ini berkembang dan sudah dikonsumsi oleh masyarakat modern.

Buku ini sengaja disusun untuk dijadikan salah satu literatur mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum khususnya, dan umumnya setiap orang yang memerlukan informasi mengenai hukum perikatan di Indonesia. Buku ini menguraikan hukum perikatan dari pengertian, rumusan hukum perikatan, subjek hukum, hingga jenis-jenis perikatan.

100 in stock

Qty:
Category:

Description

Hukum Perikatan

ISBN 978-979-076-177-3

Tahun terbit: 2011

16 x 24 cm (HVS); 358 hlm.

Hukum perikatan merupakan salah satu kajian hukum perdata yang sangat penting dipelajari oleh mahasiswa dan masyarakat umum karena perikatan atau perjanjian banyak dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat. Apabila orang yang melakukan perikatan atau perjanjian tidak memahmi teori dan tata cara pembuatan perjanjian, kemungkinan besar ia akan ditempatkan pada posisi yang dirugikan, apalagi berkaitan dengan perjanjian atau kontrak baku yang dewasa ini berkembang dan sudah dikonsumsi oleh masyarakat modern.

Buku ini sengaja disusun untuk dijadikan salah satu literatur mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum khususnya, dan umumnya setiap orang yang memerlukan informasi mengenai hukum perikatan di Indonesia. Buku ini menguraikan hukum perikatan dari pengertian, rumusan hukum perikatan, subjek hukum, hingga jenis-jenis perikatan.

Terhapusnya suatu perikatan disebabkan beberapa hal, diantaranya adanya pembayaran atas utang. Pembahasan ini dilanjutkan dengan uraian mengenai syarat-syarat sahnya perjanjian, bentuk-bentuk perjanjian, penafsiran perjanjian, unsur-unsur perjanjian, jenis-jenis perjanjian, dan cacat kehendak.

Dibandingkan dengan buku-buku lain mengenai hukum perikatan, buku ini memiliki kelebihan bahasan materi lain yang lebih lengkap, yaitu sebagai berikut:

1. Perikatan dalam Islam

2. Jenis – jenis perikatan dalam Islam.

3. Syarat-syarat perikatan dalam Islam.

4. Batalnya perikatan dalam Islam.

5. Kontrak perikatan dalam Islam.

6. Contoh kasus kontrak baku yang cenderung akan merugikan pihak debitur.

Semoga buku ini memberikan manfaat Ilmiah kepada semua pembaca dan menjadi amal ibadah bagi penulis. –Wawan Muhwan Hariri, S.H.

X