Etika Politik

Etika Politik

Rp35.000

Etika politik membahas argumentasi dan statemen ilmu politik dari segi esensi realitas manusia, pola legitimasi, dan tuntutan normatif dasar yang dikemukakan. Dalam kerangka ini, tugas etika politik ditetapkan. Ada tiga kriteria untuk menilai betul tidaknya tindakan politik. Pada tingkatan umum, yaitu prinsip-prinsip moral dasar; misalnya prinsip keadilan, kejujuran, dan amanah.

Prinsip yang bersifat menengah dan mengacu pada bidang tertentu, misalnya prinsip kekuasaan yang harus dilegitimasikan secara demokratis, kebijakan publik harus dilegitimasikan melalui permusyawaratan dalam perwakilan rakyat, serta kriteria penilaian yang sesuai dengan zaman dan situasi. Prinsip pertama berlaku umum dan masih abstrak sehingga tidak dapat dioperasionalkan tanpa instrumen dan ukuran yang jelas karena merupakan wewenang etika umum untuk menilainya.

100 in stock

Qty:
Category:

Description

Buku Etika Politik

ISBN 978-979-076-651-8

Tahun terbit/Cetakan ke-1: Desember 2016

Ukuran buku 16 x 24 cm; 224 hlm.

Etika politik membahas argumentasi dan statemen ilmu politik dari segi esensi realitas manusia, pola legitimasi, dan tuntutan normatif dasar yang dikemukakan. Dalam kerangka ini, tugas etika politik ditetapkan. Ada tiga kriteria untuk menilai betul tidaknya tindakan politik. Pada tingkatan umum, yaitu prinsip-prinsip moral dasar; misalnya prinsip keadilan, kejujuran, dan amanah.

Prinsip yang bersifat menengah dan mengacu pada bidang tertentu, misalnya prinsip kekuasaan yang harus dilegitimasikan secara demokratis, kebijakan publik harus dilegitimasikan melalui permusyawaratan dalam perwakilan rakyat, serta kriteria penilaian yang sesuai dengan zaman dan situasi. Prinsip pertama berlaku umum dan masih abstrak sehingga tidak dapat dioperasionalkan tanpa instrumen dan ukuran yang jelas karena merupakan wewenang etika umum untuk menilainya.

Tuntutan legitimasi politik demokratis mengandaikan bahwa dalam realitas politik, kehendak masyarakat dapat menjadi efektif dalam pengambilan kebijakan konkret. Dalam hal ini etika politik berangkat dari moral dasar yang membutuhkan masukan dari ilmu politik tentang struktur realitas politik dengan berbagai permasalahannya. Dengan demikian, etika tidak dapat diperlakukan secara dogmatis, misalnya menerapkan prinsip-prinsip dasar politik pada pelbagai kehidupan.

Etika politik bertolak dari bidang politik yang memerlukan penanganan etis. Etika politik tidak dimulai dari ruang kosong karena realitas politik selalu merupakan bidang yang dipersoalkan, dipertanyakan, dan diperebutkan secara ideologis. Metode etika politik atas dasar realitas ini dikenal dengan metode kritis-negatif.

Dikatakan kritis karena tidak mulai dari pendapat sendiri, tetapi berangkat dari teori atau paham yang relevan, kemudian diperiksa secara kritis. Kritis berarti memisahkan unsur-unsur yang dinilai tepat dengan unsur-unsur yang tidak tepat. Adapun dikatakan negatif karena tidak mulai dari penetapan prinsip-prinsip tertentu, tetapi membongkar pandangan-pandangan moral politik yang ada, membuang yang tidak tahan uji, tetapi mempertahankan apa yang dapat dipertahankan sebagai prinsip.

X